Pahami Perbedaan Susu Soya dan Formula Soya sebelum Salah Membeli

Pahami Perbedaan Susu Soya dan Formula Soya sebelum Salah Membeli

Others

Susu formula pertama kali dibuat pada abad ke-19 oleh seorang ahli kimia yang berasal dari Jerman. Latar belakang dicetuskannya ide pembuatan susu formula adalah banyaknya ibu yang tidak mampu memberikan asinya secara penuh dikarenakan ada yang memilih menjadi wanita karir dan ada pula yang mengidap penyakit HIV/AIDS . Awalnya susu formula dibuat dengan campuran susu sapi, tepung malt dan tepung terigu. Seiring perkembangan zaman susu formula sudah tersedia dalam tiga pilihan, yaitu susu sapi. Susu soya, dan susu berbahan protein hidrolisis. Ketiganya tersedia dalam bentuk bubuk dan cair. Susu formula soya untuk bayi  khusus untuk yang mengalami gejala alergi terhadap susu bayi, sedangkan formula protein hidrolisis dikhususkan untuk bayi yang alergi terhadap susu sapi maupun susu soya.

 Umumnya bayi yang alergi dengan susu sapi akan mengalami gejala seperti diare, muntah-muntah, dan demam. Untuk solusinya Bunda bisa menggantinya dengan susu yang berbahan dasar nabati. Susu formula soya untuk bayi menjadi alternatif dari susu berbahan hewani, karena keduanya memiliki komposisi dan nutrisi yang hampir sama untuk memenuhi nutrisi si kecil. Meski sama-sama berbahan dasar kedelai, jangan salah, susu soya dan formula soya ternyata jelas berbeda. Berikut penjelasannya.

Susu Soya

Dari bahan pembuatannya,susu soya dibuat dari biji kedelai atau bubuk soya full fat. Untuk cara membuatnya, kedelai direndam terlebih dahulu di dalam air, setelah itu bisa disaring menggunakan kain kasa untuk mendapatkan sarinya, selanjutnya sari kedelai akan distrerilkan dengan cara dipanaskan, namun beda lagi dengan pembuatan di pabrik yang sudah menggunakan teknologi modern dan sudah melewati uji mutu. Komposisi yang dimiliki susu soya adalah protein nabati, rendah kalori, rendah lemak jenuh dan rendah gula, selain itu susu soya juga mengandung asam lemak esensial yang tidak ditemukan pada susu sapi.

Formula Soya

Formula soya dan susu soya sama-sama terbuat dari biji kedelai, namun perbedaanya formula soya dibuat dengan bentuk yang lebih sederhana dalam bentuk isolat protein. Proses pembuatannya adalah dengan cara menggabungkan isolat protein soya dengan bahan baku berupa karbohidrat, lemak dan sumber serat yang tinggi sehingga dalam hal nutrisi,kandungan yang terdapat dalam formula soya lebih tinggi dibandingkan susu soya. Formula soya mengandung serat, minyak ikan, vitamin, mineral, dan lemak omega 3&6.

Dalam hal rasa, susu soya dan formula soya memiliki perbedaan yang jelas. Susu soya memiliki rasa yang lebih langu sedangkan formula soya tersedia dalam beberapa varian rasa seperti vanilla dan stroberi. Dilihat dari perbedaan diatas, maka susu formula soya untuk bayi adalah pilihan yang tepat. Kandungan formula soya yang lengkap bisa Bunda dapat pada Bebelac, formula soya yang tinggi akan serat dan sudah dipercaya menemani masa pertumbuhan si kecil dari generasi ke generasi.