4 Jenis Asuransi Jiwa yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Beli Polis

4 Jenis Asuransi Jiwa yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Beli Polis

Lifestyle

Asuransi jiwa adalah salah satu jenis asuransi yang memberikan perlindungan atas jiwa kamu. Hal ini berarti jika suatu risiko tak terduga terjadi, kamu atau ahli waris akan mendapatkan sejumlah uang. Risiko yang ditanggung pun bisa berupa risiko kematian dan risiko Cacat, Total, dan Tetap.

Sebagai gantinya, kamu perlu memberikan sejumlah bayaran yang disebut Premi kepada perusahaan asuransi. Ketika risiko terjadi, kamu atau keluarga pun akan menerima bayaran kembali dalam jumlah nominal yang lebih besar yang disebut Uang Pertanggungan.

Nah, asuransi jiwa sendiri ada berbagai macam. Namun, sebelum kita masuk ke dalam asuransi jiwa, memangnya kenapa sih kita butuh membeli polis asuransi jiwa?

 

3 Alasan Utama Kamu Perlu Asuransi Jiwa

1.   Antisipasi Kebutuhan Keluarga

Kita bukan cenayang yang bisa memprediksi hari esok. Sementara itu, kematian merupakan suatu akhir yang tak terelakkan dan akan terjadi pada suatu hari di masa depan. Karena itu, perlu untuk kita mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi pada kita.

Terutama jika kamu adalah penafkah utama, asuransi jiwa menjadi sangat penting. Jika kamu tiada pun, keluarga akan mendapatkan santunan sehingga bisa bertahan tanpa nafkah yang kamu biasa berikan.

2. Proteksi Risiko Kecelakaan

Tentunya ada berbagai risiko yang dapat menyebabkan kematian, mulai dari penyakit menular, penyakit kritis, hingga kecelakaan. Namun, yang paling tak terduga adalah risiko kecelakaan. Tidak hanya itu, risiko kecelakaan dapat menyebabkan risiko Cacat, Total, dan Tetap yang dapat menyebabkan pencari nafkah tidak lagi bisa bekerja.

Asuransi jiwa juga biasanya tidak hanya meng-cover kematian akibat penyakit, tapi juga atas risiko kecelakaan. Dalam contoh asuransi online Super You by Sequis Online, mereka bahkan menyediakan santunan terhadap risiko Cacat, Total, dan Tetap.

3. Menyiapkan Tabungan Masa Tua

Untuk jenis asuransi jiwa tertentu, kamu diberikan kembali santunan bahkan ketika tidak mengalami risiko meninggal. Karena itu, premi yang kamu bayarkan pun seakan seperti cicilan yang pada akhirnya dapat kamu ambil menjadi tabungan masa tua.

 

4 Jenis Asuransi Jiwa di Indonesia

Tentunya produk asuransi jiwa bermacam-macam. Karena itu, penting bagi kamu untuk mengenali keempat jenis produknya sebelum membeli polis. Dengan begitu, kamu pun jadi tidak salah beli.

Nah, berikut ini penjelasan lebih lanjut mengenai masing-masing produk asuransi jiwa yang ada di Indonesia.

1. Berjangka

Disebut juga sebagai term life, jenis asuransi jiwa yang satu ini memberikan proteksi pada waktu tertentu saja. Misalnya 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun, hingga 20 tahun.

Keuntungan:

  • Jauh lebih terjangkau. Premi asuransi jiwa berjangka sangat murah.
  • Bisa lebih fleksibel. Jika kamu hanya menginginkan proteksi atas risiko pencari nafkah yang masih produktif, maka produk yang satu ini cocok karena bisa fleksibel dan melindungi hanya ketika pencari nafkah masih berpenghasilan.
  • Umumnya Uang Pertanggungannya besar, bahkan hingga mencapai miliaran rupiah.

Kekurangan:

  • Kamu tidak mendapatkan Uang Pertanggungan jika tidak ada risiko yang terjadi pada Tertanggung selama masa kontrak asuransi.

2. Seumur Hidup

Dikenal sebagai whole life, tipe asuransi satu ini biasanya berlaku untuk jangka panjang, yaitu hingga Tertanggung berusia 100 tahun. Biasanya produk ini digunakan bagi mereka yang ingin perlindungan jiwa sekaligus tabungan jangka panjang.

Kelebihan:

  • Kamu bisa mendapatkan Uang Pertanggungan kembali di akhir masa pertanggungan, walaupun tidak ada klaim.
  • Jika kamu tidak dapat membayar premi pada suatu waktu, kamu bisa memotong nilai tunai premi yang sudah kamu “tabung” sebelumnya.

Kekurangan:

  • Preminya lebih mahal dibandingkan term life, biasanya bisa dua kali lipat.
  • Nilai tunai yang kamu dapatkan dari premi tidak terlalu besar jika dibandingkan term life.

3. Dwiguna

Juga sering dikenal sebagai endowment, yang menggabungkan manfaat term life tapi kamu juga bisa menarik uang kamu sebelum masa pertanggungan habis. Jenis asuransi ini ideal untuk para orangtua yang ingin menyimpan proteksi jiwa pencari nafkah anak, sekaligus sebagai dana pendidikan si kecil.

Kelebihan:

  • Bisa klaim sebelum masa pertanggungan selesai.
  • Jika waktu berakhir dan tidak ada risiko terjadi, kamu masih mendapatkan Uang Pertanggungan.

Kekurangan:

  • Hanya bisa ditarik sekali dalam jangka waktu tertentu.
  • Preminya jauh lebih mahal, yaitu hingga jutaan per bulan.

4. Unit Link

Jenis asuransi jiwa ini mempunyai unsur investasi dan lumayan populer.

Keuntungan:

  • Tidak hanya perlindungan jiwa, tapi dapat keuntungan dari investasi juga.

Kekurangan:

  • Keuntungan yang diperoleh tidak sebanyak investasi asli, seperti investasi emas, saham, atau reksadana.
  • Uang Pertanggungan tidak banyak jika dibandingkan jenis asuransi jiwa yang lain.
  • Ada risiko di mana kamu mengalami kerugian akibat investasi yang gagal.

Baiknya Mulai dari Mana?

Tentunya setiap jenis asuransi jiwa ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, jika kamu masih belum yakin dan belum pernah berasuransi sebelumnya, ada baiknya jika kamu mulai dari yang lebih aman dan lebih terjangkau dulu.

Ada baiknya jika kamu bisa mencoba asuransi jiwa berjangka terlebih dahulu yang termasuk paling murah dengan manfaat paling banyak. Selain itu, jika kamu mencoba melalui asuransi online Super You, kamu bisa mendapatkan produk asuransi jiwa Super Life yang hanya dimulai Rp33.000 saja per bulannya.

Nanti ketika kamu bisa menyisihkan lebih banyak uang, kamu pun bisa mempertimbangkan jenis asuransi jiwa yang lain. Yuk, lindungi jiwa kamu dari risiko sekarang!